Kamis, 05 April 2012

contoh soal permintaan


P
Q
2
30
4
26
6
22
8
20
10
16

Qdx = a-bp                                          
30 = a-2p                                              
26 = a-4p                                             
4   = 2b                                                 
b   = 4/2 = 2                                         

Qdx = a-bp        
30 = a-2.(2)      
30 = a-4
a = 30+4
a = 34
Q= 34-2p
p = 0          Q = 34


Sumber:
http://fransribbet.blogspot.com/2012/04/soal-permintaan-bikinan.html


soal permintaan bikinan

Soal permintaan bikinan

P
Q
1
36
3
30
5
25
7
20
9
14

Qdx = a-p                           
36    = a-1p                          
30    = a-3p                          
6      = 2b                              
b      = 6/2 = 3
                     
Qdx = a-p
36 = a-1.(3)
36 = a-3
a  = 36+3
a = 39
Q = 39 -1p
p = 0          Q = 36
 
Sumber:
http://fransribbet.blogspot.com/2012/04/soal-permintaan-bikinan.html

Selasa, 03 April 2012

makalah teori organisasi umum 2# part 5

III.3 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUB
1.    Pendapatan
dalam artian pendapatan yang didapat jika memegang uang kartal dan pendapatan yang didapat jika memegang uang kartal dan pendapatan yang didapat giral. Dengan memegang uang kartal maka dipunyai likuiditas yang tinggi dan kalau menyimpan uang giral di samping likuiditas terjamin sering/mungkin dapat penghasilan berupa tingkat bunga.

2.    Kekayaan
Orang yang mempunyai kekayaan dalam jumlah besar (orang kaya) akan memegang uang kartal dalam jumlah yang kecil sedangkan orang miskin akan memegang uang kartal dalam jumlah besar.

3.    Banyak/sedikitnya penggunaan alat pembayaran pengganti seperti kartu kredit dan change accounts. Semakin banyak alat pembayaran pengganti, semakin kecil jumlah uang kartal yang dipegang dan sebaliknya, semakin sedikit alat pengganti akan semakin besar uang kartal yang diinginkan.


BAB IV
KEBIJAKSANAAN MONETER
IV.1 PERANAN KEBIJAKSANAAN MONETER
            Kebijaksanaan Moneter itu bagaikan “dawai gitar” karena dapat ditarik untuk meredam inflasi tetapi tidak dapat ditekan (dorong) untuk mengatasi resesi.
            Karena hal diatas, oleh Keynes ditawarkan secara simultan penjelasan tentang arti penting Kebijaksanaan Moneter di aman diharapkan mampu meredam depresi.
            Sebagaimana diketahui bahwa Kebijaksanaan Moneter merupakan salah satu bagian integral dari kebijaksanaan ekonomi makro. Oleh sebab itu kebijaksanaan moneter ditujukan untuk mendukung tercapainya sasaran ekonomi makro yaitu pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan dan keseimbangan neraca pembayaran.
            Kebijaksanaan tersebut dapat dijalankan dengan berbagai instrumen kebijaksanaan moneter antara lain :
1.    Bank Rate Policy
2.    Operasi Pasar Terbuka
3.    Perubahan Cadangan
4.    Pengawas Kredit Selektif
5.    Moral Suasion

­
KESIMPULAN

            Bahwa uang merupakan alat tukar menukar yang disahkan negara untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan bank merupakan tempat dimana kita menaruh uang kita dengan aman. Setelah mengetahui jenis-jenis uang seperti uang kartal, uang giral dan uang quasi kita jadi mengerti akan arti dan fungsi dari jenis-jenis uang tersebut tidak lupa juga jenis bank seperti bank sentral atau bank Indonesia dan bank umum. Dalam makalah ini juga menjelaskan tentang kebijakan moneter yang dilakukan oleh pemerintah berkerja sama dengan bank negara. Jadi kita sebagai warga negara Indonesia harus mengunakan uang kita dengan baik dan jangan menyalahkan gunakan uang kita untuk melakukan perbuatan yang jahat.

DAFTAR PUSTAKA
·         Sardjonopermono, Iswardono, Uang dan Bank, BPFE, Yogyakarta, 1999